Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Teroris Daesh meningkatkan serangannya di bagian timur dan utara Irak dalam beberapa pekan terakhir. Banyak warga dan kelompok-kelompok Irak mengaitkan peningkatan manuver Daesh dengan rencana AS untuk melanjutkan kehadirannya di Irak.
Dikutip dari kantor berita ISNA, jet-jet tempur Irak mengebom sebuah markas persembunyian teroris Daesh di Pegunungan Hamrin di Provinsi Salahuddin, yang menewaskan dua teroris.
Pada tahun 2014, kelompok teroris Daesh – dengan dukungan keuangan dan militer dari AS dan sekutunya di Barat dan Arab – menyerang dan menduduki sebagian besar bagian utara dan barat Irak.
Pemerintah Irak kemudian meminta Iran untuk membantu menumpas kelompok teroris tersebut.
Daesh berhasil dikalahkan pada November 2017, tetapi sel-sel tidur kelompok teroris ini masih melakukan serangan sporadis di beberapa bagian Irak sampai sekarang. (RM)
342/